Puasa Bagi Penderita Maag

Posted by admin on Aug 12, 2011 | 1 Comment

Oleh dr. Dewi Ligiarti

Berpuasa, berarti mengubah pola hidup, terutama pola makan. Saat berpuasa, kita hanya boleh makan pada waktu sahur dan buka puasa.Perubahan pola makan saat berpuasa dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, bahkan diyakini mampu mengendalikan penyakit tertentu.Beberapa penelitian menunjukkan berpuasa memberikan keuntungan bagi tubuh, yang tidak diperoleh ketika tidak sedang berpuasa. Namun, bagi orang-orang yang memiliki catatan kesehatan tertentu, berpuasa mendatangkan kekhawatiran. Salah satunya bagi penderita penyakit maag. Penderita maag yang ingin menjalankan puasa tidak perlu khawatir penyakitnya itu kambuh sehingga terganggu. Bahkan, puasa yang baik justru bermanfaat dan bisa menyembuhkan sakit maag secara total.
Penyakit Maag atau Dispepsia adalah penyakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam yang diproduksi oleh lambung yang menyebabkan iritasi di selaput lendir lambung dan menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman pada daerah ulu hati. Dalam kondisi normal asam diperlukan untuk membantu pencernaan dalam mengolah makanan yang kita makan. Menurut, jenis dispepsia terbagi menjadi dua yakni dispepsia fungsional dan organik. Pada dispepsia organik, terjadi kelainan endoskopi, misalnya tukak kerongkongan, tukak lambung atau usus dua belas jari. Sementara pada dispepsia fungsional, endoskopi masih normal. Faktor-faktor penyebab dispepsia golongan fungsional antara lain :
  • makan tidak teratur atau terlalu cepat
  • makan makanan yang terlalu pedas dan berminyak
  • merokok dan banyak minum kopi/alkohol
  • stres yang berlebihan
  • Penelitian terkini (stres salah satu pemicu maag)
Orang yang mengidap maag biasanya disarankan menjalani pola makan teratur, tiga kali sehari ditambah selingan makanan kecil, dan tidak boleh menunda jadwal makan. Karena itulah, para penderita maag sering ragu, bagaimana menjalankan ibadah puasa, yang memaksa mereka mengubah pola makan.
Pada prinsipnya, secara umum penderita maag boleh menjalani ibadah puasa, apalagi bila penyakit maag itu hanya gangguan fungsional dan masih dalam tahapan ringan. Yang tidak disarankan untuk berpuasa adalah mereka yang telah sampai pada tahap parah, misalnya mengalami muntah-muntah dan pendarahan.
Bagi mereka yang masih bisa berpuasa, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Pada intinya konsep makan bagi penderita maag adalah makan dengan sering namun porsinya sedikit-sedikit.
Berikut beberapa Tips Puasa bagi Penderita Maag atau Dispepsia, asupan makanan yang perlu dihindari para penderita sakit maag dalam menjalankan ibadah puasa.
1.  Makanan yang banyak mengandung gas, antara lain sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda.
2.  Makanan yang sulit dicerna, yang akan memperlambat pengosongan lambung antara lain kue tart dan keju.
3.  Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung berlebih antara lain kopi, minuman beralkohol, anggur
putih, sari buah sitrus, susu full cream.
4.  Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, antara lain cuka, berbumbu pedas, makanan mengandung       merica.
5.   Makanan yang melemahkan klep kerongkongan antara lain alkohol, coklat, gorengan.
6.   Sumber karbohidrat, seperti beras ketan, mie, bihun, ubi singkong, talas, atau dodol.
7.   Hindari rokok/ Asap dari rokok krn membuat lambung terasa penuh, sehingga penderita tidak merasa lapar
sehingga tiba-tiba maag kita sdh kambuh.
8.   Jangan minum Kopi. Minuman ini dapat meningkatkan asam lambung.
9.   Hindari makanan yang pedas dan masam yang merangsang lambung, seperti cabe, sambal, jeruk.
10. Hindari Stres, berolahraga yang ringan selama puasa dengan fun dan teratur.
Dan ada strategi dalam pengaturan makanan saat santap sahur dan berbuka puasa untuk mengurangi gejala maag.Saat sahur, jangan makan terlalu kenyang, yang penting cukup mengandung karbohidrat dan lauk-pauknya. Pada waktu berbuka puasa, makan secara bertahap. Awali dengan makanan ringan dan cairan seperti teh manis dan sepotong kue. Selingi dengan sholat maghrib, baru makan berat. Dan jangan lupa minum obat apabila diperlukan.

 

Leave a comment

Sponsor Taselamedia.com

Berlangganan Email

Anda dapat berlangganan melalui e-email untuk menerima update berita dari Taselamedia.com.

Translator

    Translate to: